Evolusi integrasi kecerdasan buatan telah bergerak dari instruksi sederhana dan satu arah menjadi sistem dinamis yang dapat memperbaiki dirinya sendiri. Sementara implementasi awal bergantung pada rantai linier—di mana sebuah permintaan langsung menghasilkan keluaran—kecerdasan buatan modern bergantung pada agen otonomyang mampu berpikir secara logis dan berinteraksi dengan lingkungan.
Perubahan Inti: Dari Rantai ke Grafik
Bingkai awal (seperti LangChain awal) beroperasi berdasarkan logika berurutan. Saat ini, kita menggunakan Arsitektur Grafik (LangGraph) untuk memungkinkan Eksekusi Siklik. Ini berarti agen dapat melakukan suatu tindakan, mengevaluasi hasilnya, dan kembali ke titik sebelumnya untuk memperbaiki kesalahannya sendiri.
Empat Pilar Sebuah Agen
- Otonomi:Kemampuan untuk beroperasi tanpa ajakan terus-menerus dari manusia.
- Penggunaan Alat:Menghubungkan ke API eksternal atau basis data melalui protokol seperti MCP.
- Memori:Menjaga status selama beberapa langkah menggunakan Skema Status.
- Berfikir Logis:Menggunakan logika untuk menentukan tindakan terbaik berikutnya berdasarkan data saat ini.
Integrasi Vertikal vs. Horizontal
- Protokol Konteks Model (MCP):Berfungsi sebagai "USB-C" bagi kecerdasan buatan, menyediakan koneksi vertikal antara model dan alat data tertentu.
- Agent2Agent (A2A):Memungkinkan komunikasi horizontal, sehingga agen-agen yang berbeda dapat bernegosiasi dan berbagi tugas.
Logika Konseptual: Status & Node
Pertanyaan 1
Karakteristik apa yang penting agar kecerdasan buatan dianggap sebagai "Agen" daripada hanya "Rantai"?
Pertanyaan 2
Bagaimana Protokol Konteks Model (MCP) berfungsi dalam alur kerja agenik?
Studi Kasus: Mengotomatiskan Laporan Riset Mendalam
Baca skenario di bawah ini dan jawab pertanyaannya.
Sebuah agen ditugaskan untuk melakukan riset tentang "Terobosan Komputasi Kuantum di Tahun 2025."
Tantangan:Pencarian awal memberikan berita tingkat permukaan tetapi tidak ada makalah teknis.
Respons Agenik:Agen menyadari "Memori" dari pencarian gagal sebelumnya dan menggunakan "Berfikir Logis" untuk beralih alat dari pencarian umum ke basis data penelitian khusus melalui server MCP.
Tantangan:Pencarian awal memberikan berita tingkat permukaan tetapi tidak ada makalah teknis.
Respons Agenik:Agen menyadari "Memori" dari pencarian gagal sebelumnya dan menggunakan "Berfikir Logis" untuk beralih alat dari pencarian umum ke basis data penelitian khusus melalui server MCP.
P
1. Kemampuan spesifik apa yang memungkinkan agen menyadari bahwa pencarian pertamanya tidak memadai?
Jawaban:
Agen menggunakan kemampuannya Berfikir Logis untuk mengevaluasi hasil terhadap tujuan awal, dan bergantung pada Memori (Status)untuk mengetahui bahwa alat pencarian umum sudah habis digunakan.
Agen menggunakan kemampuannya Berfikir Logis untuk mengevaluasi hasil terhadap tujuan awal, dan bergantung pada Memori (Status)untuk mengetahui bahwa alat pencarian umum sudah habis digunakan.
P
2. Teknologi apa yang memungkinkan agen terhubung secara mulus ke basis data penelitian khusus?
Jawaban:
Protokol Konteks Model (MCP)berfungsi sebagai konektor vertikal standar, memungkinkan agen menggunakan basis data sebagai alat.
Protokol Konteks Model (MCP)berfungsi sebagai konektor vertikal standar, memungkinkan agen menggunakan basis data sebagai alat.